Monday, March 28, 2011

Gadis #3. Salute!


Hola, salam kenal!

Saya seorang gadis berusia 27 tahun 3 bulan.

Bekerja sebagai seorang pendidik di sebuah universitas swasta di Surabaya.
Bergumul dengan thesis dalam rangka meraih gelar M.Med.Kom. di sebuah universitas negeri di Surabaya.

Secara fisik, saya lebih sering disangka sebagai 'mahasiswa' ketimbang 'dosen'. Beberapa orang memasukkan saya dalam golongan hobbit, alias tidak tinggi dan agak bulat. Yeah, saat ini sedang dalam usaha membuang beberapa kilo lemak tak perlu!

Sulit memasukkan saya dalam kategori karakter tertentu. Meski bukan turunan Sailormoon, namun saya bisa berubah karakter sesuai kondisi. Yang jelas, saya sangat moody. Sometimes, I could be a great pretender. Jadi, menganalisis kepribadian saya tampaknya tak terlalu mudah ;)

Seumur hidup saya belum pernah meninggalkan kota tercinta -Surabaya- untuk waktu yang lama.  Kalaupun suatu waktu saya harus hijrah ke tanah lain, Surabaya will always be my home.

Tulisan-tulisan di blog ini akan menjadi cikal bakal perwujudan mimpi saya.
Saya ingin menulis.
Saya ingin tulisan saya dibaca.
Saya ingin berbagi hidup.
Saya ingin menjadi inspirasi.

Gadis #1 dan #2 adalah 'mantan' mahasiswa saya. Kini setelah mereka lulus, kami berteman saja, tanpa strata. Dulu mereka memanggil saya 'MD'. Namun sejak bergabung dengan klub desTUNys, saya diberi gelar baru: 'MDtun'.

Gadis #2. Hello!

Hello.
Saya kini berusia 22 tahun 9 bulan
Sebetulnya berbasis di Surabaya tetapi mulai April akan pindah ke Kuta, Bali, untuk proses magang di majalah traveling-kuliner.

Gadis #1 dan Gadis #3 adalah teman seangkatan dan dosen saya semasa pendidikan S1 di mana keduanya berkonsentrasi di Jurnalistik sedangkan saya adalah mahasiswa peminatan Broadcast TV. Kerap kali saya yang juga suka diskusi dengan beberapa kawan Jurnalistik, seringkali dikira konsentrasi itu. "Lho, bukannya kamu anak Jurnalistil?"

Tak banyak yang tahu menggemari berbagai serial televisi produksi Amerika Serikat adalah hobi saya sejak SMA. Membuat saya melahap mulai dari serial remaja/komedi/musikal seperti Glee, serial remaja/thriller seperti Pretty Little Liars, serial kedokteran seperti House dan Grey's Anatomy, hingga drama keluarga seperti Brothers and Sisters. 

Akhir-akhir ini mulai memiliki ketertarikan yang merupakan sebuah anugerah tidak sengaja (atau sengaja), yaitu menikmati dan mengapresiasi film-film Indonesia seperti GIE, Fiksi, Tentang Dia, Ada Apa dengan Cinta, Radit dan Jani, Janji Joni, dan CIN(T)A. 

Karakter saya sangat bertolak belakang dengan Gadis Bundar nomor satu. Saya Melankolis-Plegmatis yang bekerja dengan detil dan tidak detil. Maksudnya, saya cermat mengamati hal-hal yang kadang orang tidak amati, tetapi luput mengamati hal-hal yang orang lain selalu amati. Detil tapi ceroboh tidak karuan. 

Saya menggemari Taylor Swift dengan album Fearless dan Speak Now, autobiografi jujur dengan melody catchy dari gadis remaja yang berani.
Saya mengagumi Kumpulan Cerita dan Prosa karya Dee, Filosofi Kopi dan bermimpi suatu saat saya akan menulis dan menerbitkan antologi.

Namun, mimpi saya yang sebenarnya adalah menjadi penulis screenplay untuk produksi film dan serial televisi, entah berbahasa Indonesia atau Inggris.
Sekarang sedang berusaha belajar mengamati dan menulis kejadian ke dalam level cerita pendek maupun puisi, serta tweets.
 

Gadis #1. Hai.

Gadis 1.

Usia 22 tahun 5 bulan.

Fisik: Tinggi di bawah rata-rata wanita normal, 'cuma' 1,5 meter. Tampang bulat, packaging keseluruhan lebih menyerupai anak SMA bahkan SMP.

Karakter: Koleris-Sanguin, ENTP.
Optimis, tomboy, penuh semangat, tukang berdebat, suka ide aneh-aneh (kreatif katanya), tidak jago urusan detail, sangat straight to the point.

Letak geografis kini: Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan.
Area pinggir ibukota Jakarta.

Aktivitas kini: baru saja memulai masa studi Magister Manajemen di sebuah Sekolah Tinggi Bisnis Swasta di Ibukota.

Mimpi: Mendirikan perusahaan kreatif berbasis media miliknya sendiri, target tahun 2014. Dalam cita-citanya, perusahaan ini bertujuan untuk membantu anak muda negeri ini untuk berani menemukan serta berani berjalan dalam passion hidupnya.

Gadis #2 merupakan rekan sekampus S1 Gadis #1.
Sedang Gadis #3 merupakan mantan dosen S1  Gadis #1.
Mereka bertiga punya panggilan khusus, 'Tun'.
Apa artinya, tanya saja pada Gadis #2.